04
Jul
08

Pesan untuk bapak koruptor

Sok suci atau apalah yang bakalan di lontarkan ke gw gara-gara nulis yang beginian, soalnya gw juga gak bisa bertindak lebih jauh toh’ semua hanya ngikutin arus yang gak tau arahnya. Serasa berselimut awan hitam yeng membutakan pandangan mata dan selalu saja menjadi pecundang dan pecundang. dimata orang asing berkulit pucat. Wahai bapak yang di tempat duduk panas berpakaian indah juga bermerk terkenal berberdasi juga gak lupa dari kartu kredit & kartu debet semua bank yang ada di dompet yang ringan untuk dicairakan buat keluarga dan sodakoh orang-orang tidak mampu.

Sekali setiap tahun, takbir berkumandang allahuakbar!! allahuakbar!!! allahuakbar!!! gak lupa para bapak2 petinggi kita sholat di masjid agung, yang berniat selalu saja membersihkan diri dari dosa kemudian sudah tentu seminggu sebelumnya membeli sapi atau kambing untuk dikorbankan tapi sangat di sayangkan untuk membersihkan dosa sebagai niat mana asalnya membersihkan kain yang kotor dengan air yang kotor, percuma kan? sampai kapan bapak akan mengambil atau menggunakan duit yang bukan hak bapak?kami menunggu niat bapak untuk jujur dan tidak lagi selalu berkelakuan kotor. mengemban segala amat yang ditampung diatas pundak bapak. Lihat di timur sana beberapa sodara kita tumbang satu persatu karena pemerataan yang kurang adil padahal menurut sila ke lima pancasila “5.Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia” selalu setiap upacara sedari gw SD sampe SMA selalu berkumandang di telinga.

Setiap gw melewati merah, gw ngeliat ada papan dari baja bertuliskan “Dengan tidak memberikan uang kepada pemulung atau gembel berarti anda telah menjalankan program pemerintah” kurang lebih gitulah. tapi setiap lampu merah selalu melihat pemulung anak kecil yang meminta-minta untuk sekedar Rp500 atau Rp1000 teriris hati ini melihat beberapa anak kecil meminta-minta tanpa sendal rambutnya kuning karena kurang gizi dan kepanasan, ingusnya meler keluar dari idung gak di seka, lampu merah pun berhenti menyala dan bergantian denga lampu hijau, speedo meter menunjukan 50KM/Jam sampai kejauhan 1,5 KM menjauh dari prapatan lampu merah hati ini sudah hilang perihnya .Sesampainya dirumah langsung gw mengambil minum, duduk di depan TV selonjoran disofa dan selalu mencari berita sore apa yang sedang ditayangkan di TV seorang pejabat terlibat korupsi 10miliar, dan seorang pejabat ketahuan selingkuh, geram dan sungguh memprihatinkan banget melihat apa yang ditayangkan, tapi mau apa gw? Gw gak bisa apa-apa? karena gw hanya seonggok orang bodoh yang gak mengerti tentang mengatur dan menjalani tugas negara.

Bapak yang berjiwa besar, saya hanya bisa berpesan kepada bapak yaiitu “home sweet home” ketika bapak mulai menghabiskan jumlah energi yang ada diatas tanah ini dan lautnya bapak akan merasa bangga dan merasa tinggi tak ada yang menandingi ditanah ini, tapi pada akhirnya orang asing akan datang untuk menjadikan anak dan cucu bapak menjadi budak dan menjadi kacung setelah itu dibuang gak tersisa sama sekali, maka kembalilah ke rumah ini jadilah pemimpin yang arif bawalah kita bersama anak cucu kita menjadi orang yang terhormat di mata dunia saya yakin bapak adalah orang yang bisa membuat masyarakat bangga ketimbang membakar sebuah ban ditengah jalan.

Bersyukur untuk istri yang bapak miliki, bersyukur atas gaji yang halal bapak miliki, bersyukur dan bersyukur mungkin setiap kali pak ustad di tv-tv mengucapkan itu, tapi gak sedikitpun tergerakhati seorang bapak yang memiliki kendaraan yang ber CC 5000 di garasi, karena mungkin setiap kehidupan di tahun, bulan, hari, jam, menit, detik manusia di dunia ini gak ada yang sama, ketika hati ini sudah bersih dari nafsu harta, sex, dan lain-lain maka nafsu itu semakin besar dihari esok. dan itu merupakan hal yang wajar jika sikap setelah pemenuhinya tidak merugikan orang dan tidak melanggar apa yang sudah di tuliskan.

i love u bapak.

alfaridzy


2 Responses to “Pesan untuk bapak koruptor”


  1. July 5, 2008 at 6:35 pm

    Tul Men, ganas analisis elo.

    Tapi kok berasa kayak bukan galeh yang gw kenal

    - kabur -

  2. 2 alfaridzy
    July 6, 2008 at 6:55 am

    semua yang tercurahkan cuman spontanitas doang can, banyak kata yang semaunya gw berantakan pula jadinya, setelah gw liat lo comment baru gw edit dikit deh
    thanks bro


Leave a Reply