Gempa 5,5 SR Kembali Guncang Maluku (Jumat,16 Oktober 2009 20:37 WIB)
Gempa bumi tektonik berkekuatan 5,5 Skala Richter (SR) kembali mengguncang kawasan Saumlaki, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) pada Jumat petang, pukul 18:07:40 WIT namun tidak menimbulkan kerusakan bangunan maunpun berpotensi tsunami. Kepala Seksi Data & Informasi, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Ambon, Irfan Slamet, mengatakan, pusat lokasi gempa terdapat di posisi 7,8 Lintang Selatan – 129,53 Bujur Timur atau sekitar 200 Km arah barat Kota Saumlaki dan 14 Km arah barat Pulau-Pulau Babar. “Kedalaman gempa 10 km dibawah permukaan laut, tp tdkberpotensi menimbulkan gelombang pasang karena letaknya di tengah laut dan jauh dari pulau-pulau sekitar yang dihuni penduduk. Selama Agustus hingga pertengahan Oktober 2009, aktivitas pergeseran lempengan kerak bumi di kawasan Laut Banda dan Kabupaten Maluku Tenggara Barat mengakibatkan kawasan itu diguncang gempa bumi lebih dari lima kali. Gempa tektonik berkekuatan 5,8 SR mengguncang bagian tenggara Kepulauan Banda, Kabupaten Maluku Tengah pada Jumat siang pukul 16:07:32 WIT. Lokasi gempa terletak pd garis 6,08 Lintang Selatan – 130.88 Bujur Timur & posisinya sekitar 205 km arah Tenggara Banda dan 210 km Barat Daya Kota Tual atau 404 km Barat Laut Saumlaki, Kepulauan Yamdena di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB). Sedangkan pusat gempa terjadi pada kedalaman 113 km di bawah laut tapi tidak menimbulkan gelombang pasang atau tsunami, jadi masyarakat tidak perlu khawatir. Gempa serupa berkekuatan 5,1 SR juga terjadi pada hari Sabtu dinihari (22/8) pukul 02:52 WIT pada posisi 7,54 Lintang Selatan – 128 bujur Timur dengan kedalaman 128 km. Menurut Max Betoke, salah satu warga Saumlaki yang dikonfirmasi dari Ambon mengatakan, aktivitas warga di daerah itu berjalan normal dan tidak merasakan adanya guncangan gempa bumi. “Pekan lalu juga terjadi gempa tektonik di kawasan ini berkekuatan 5,3 SR tapi guncangannya tidak terasa karena pusat gempanya jauh dari pulau Yamdena dan tidak ada gejolak pada air laut,” katanya.
Gempa berkekuatan 5,3 Skala Richter mengguncang Saulmaki, Maluku (Jumat, 2 Oktober 2009 09.23 WIB)
Gempa tsb tidak menimbulkan tsunami. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam situsnya, Jumat (2/10/2009), menyatakan gempa bertitik pusat di 6,23 Lintang Selatan dan 130,94 Bujur Timur dengan kedalaman 80 kilometer. Posisi titik pusat gempa berjarak 210 kilometer barat daya Tual Maluku, 397 kilometer barat daya Fak-Fak Papua Barat, dan 422 kilometer Ambon, Maluku. Belum ada laporan kerusakan dan korban jiwa
Gempa 5,3 SR di Maluku Utara(Minggu, 12 Juli 2009 01:24 WIB)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa tektonik 5,3 Skala Richter (SR) terjadi di 209 kilometer Tenggara Labuha, Maluku Utara, Sabtu pukul 20.46 WIB. Lokasi gempa berada pada 1,75 Lintang Selatan-128,98 Bujur Timur, pada kedalaman 33 kilometer dan tidak berpotensi tsunami. Wilayah gempa juga berada di 227 kilometer Timur Laut Ambon- Maluku, 275 kilometer Barat Daya Sorong-Papua Barat, 333 kilometer Tenggara Ternate-Maluku UTara, dan 335 kilometer Timur Laut Sanana-Maluku. Pada pukul 03.52 WIB, juga terjadi gempa berkekuatan 5,2 SR, berpusat di 98 kilometer Barat Laut Melonguane-Sulawesi Utara, dengan lokasi 4,87 Lintang Utara-126,52 Bujur Timur, pada kedalaman 30 kilometer.
Maluku Diguncang Gempa (8 September 2009) Sepanjang Selasa (8/9/2009)
wilayah Indonesia diterjang tiga kali gempa. Terakhir Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), mencatat gempa berkekuatan 5 skala richter menerjang Maluku. Dilaporkan dalam situs BMKG, Selasa (8/9/2009), gempa terjadi pada pukul 22.20 WIT dengan titik pusat di 3 derajat Lintang Selatan dan 100,93 derajat Bujur Timur atau 51 kilometer barat daya Mukumuko, Maluku. Gempa berada di kedalaman 30 kilometer.
Gempa Maluku Bikin Gedung Bertingkat di Manado Bergoyang(Kamis, 11 September 2008 07:32 WIB)
Manado – Gempa 7,6 SR Yang menggoyang, Ternate, Maluku Utara juga dirasakan di Manado, Sulawesi Utara. Namun gempa yang dirasakan kurang dari satu menit tersebut tidak membuat warga Manado panik. Pantauan detikcom pukul 08.10 WITA, Kamis (11/9/2008) gedung-gedung bertingkat yang terletak di Jl Piere Tendean, atau lebih dikenal dengan Jl Boulevard tampak bergoyang-goyang. Untungnya, warga belum banyak yang berada di dalam gedung-gedung tersebut. Sehingga tidak terjadi kepanikan warga yang berhamburan keluar gedung. Gempa ini tidak terlalu membuat warga Manado panik. Mereka pun menyikapinya dengan biasa-biasa saja karena gempa-gempa seperti ini sudah sering terjadi di Sulut. Belum ada laporan korban jiwa atau kerusakan bangunan akibat gempa ini.
Gempa Landa Bengkulu Dan Maluku (Senin, 24 September 2007 | 06:57 WIB)
Gempa kembali melanda Propinsi Bengkulu dan Maluku. Dalam situs resminya, Badan Meteorologi dan Geofisika menyebutkan gempa di Maluku terjadi pada pukul 05.29 WIB dengan kekuatan 5,1 skala richter. Pusat gempa berada di 1.81 lintang selatan – 127.82 bujur timur yang berlokasi di 136 km Tenggara Labuha, Maluku Utara dengan kedalaman 20 kilometer. Sedangkan gempa di Bengkulu terjadi enam menit sebelum di Maluku, yakni pukul 05.23 WIB dengan kekuatan 5.8 SR. Pusat gempa berada di 3.71 LS – 100.74 BT yang berlokasi di 146 km barat daya Lais, Bengkulu dengan kedalaman 10 kilometer. =============================== 8. Gempa Maluku Terasa Hingga Bali(Sabtu, 28 Januari 2006 01:01 WIB) Berkekuatan 7,3 SR Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) melansir kekuatan gempa yang mengguncang Maluku dan sekitarnya mencapai 7,3 pada skala Richter (SR). Guncangan gempa ini terasa hingga pulau dewata, Bali. Data yang dihimpun detikcom dari BMG, Jumat (28/1/2006), menyebutkan kedalaman episentrum lebih dari 60 kilometer. Pusatnya berada di Laut Banda. Lokasi pusat gempa berada pada 5,51 Lintang Selatan dan 128,18 Bujur Timur. Selain Bali, gempa juga dapat dirasakan warga Sorong dan sekitarnya. Gempa kuat mengguncang Ambon dan sekitarnya, Sabtu (28/1/2006) pukul 01.58 WIT. Getaran gempa berlangsung selama 2 menit.
Gempa Guncang Maluku, Warga Berlarian (Kamis, 03 Maret 2005)
Gempa tektonik berkekuatan 6,5 skala Richter (SR) mengguncang Tual, ibu kota Kabupaten Maluku Tenggara, tadi malam sekitar pukul 19.45 WIT. Gempa tersebut juga dirasakan di Ambon, ibu kota Maluku, sehingga warga setempat panik dan berlarian keluar rumah. Gempa ini berguncang sekitar 7-10 menit dan disertai dengan tiupan angin kencang. Warga yang berada di pertokoan, gedung perkantoran, dan rumah berhamburan keluar, sedangkan warga yang sedang mengendarai kendaraan, langsung berhenti di jalan. Mereka mencari tempat yang aman dari reruntuhan bangunan. Kepanikan warga terlihat di sejumlah tempat seperti di Jl AM Sangaji dan Jl Ayi Patti. Hingga pukul 21.00, sejumlah warga masih berada di luar rumah dan gedung. Mereka khawatir gempa akan diikuti gelombang tsunami. Hingga berita diturunkan, belum diketahui adanya korban ataupun kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa. Kepala Stasiun Geofisika Ambon, Benny Sihaloho seperti dikutip Antara mengatakan gempa berpusat di Laut Banda berada 320 kilometer di bawah laut, pada posisi 7,32 lintang selatan dan 130,02 bujur timur. Getaran terasa di kota Ambon sampai 2 hingga 3 modified mercalli intensity (MMI), sedangkan di Kota Masohi, ibu kota Maluku Tengah terasa sampai 3 MMI, dan di Kota Samlaki, ibu kota Maluku Tenggara Barat terasa hingga 4-5 MMI. Guncangan gempa juga dirasakan di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pukul 18.42 Wita. Namun, getaran terbesar dirasakan di tiga wilayah Kota Kupang, Pulau Rote, Kabupaten Rotendao, Wayngapu, Kabupaten Sumba Timur dengan skala berkisar antara 1 hingga 4 MMI. Menurut Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika Cabang Kupang Rifai Marulak gempa terletak di Laut Banda sekitar 810 kilometer arah timur laut Kota Kupang. Umumnya warga kota Kupang merasakan getaran, tetapi tidak menimbulkan kepanikan. Marulak menambahkan, dilihat dari kedalaman gempa tidak akan terjadi gelombang tsunami sehingga ia meminta masyarakat untuk tidak mengungsi terutama bagi masyarakat yang berdiam di daerah pantai. “Gempa yang menimbulkan gelombang tsunami itu terletak pada kedalaman di bawah 300 km,” ujarnya. Sementara itu, guncangan gempa juga terasa di Papua dan Darwin, Australia. Menurut seismologis AS, seperti dikutip ABC News Online, gempa berkekuatan 7,2 SR dengan pusat gempa di Lanta Banda.
Comments