Padi Super Toy Mempermalukan SBY


Sumber AntaraNews

17/04/08 12:30

Presiden Lakukan Panen Perdana Padi Galur Super Toy HL

Purworejo (ANTARA News) – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Kamis, melakukan panen perdana padi galur super toy HL2, di Desa Grabag, Kecamatan Grabag, Purworejo, Jateng.

Acara panen padi dilakukan di lahan percontohan seluas 103 hektar milik Mardjono, warga Desa Grabag.
Padi super toy merupakan padi varietas hasil tim riset Cikeas, Bogor, yang ditanam di Purworejo atas kerjasama antara Sarana Harapan Indopangan (SHI), Gerakan Indonesia Bersatu (GIB) dengan para petani di Desa Grabag.

Keunggulan super toy adalah petani dapat melakukan panen hingga tiga kali tanpa perlu menanam kembali, dengan produksi di atas 10 ton per hektar, kata Kelik.

Presiden Yudhoyono mengatakan bahwa pemerintah menyambut baik semua sumbangan atau peranan di bidang penelitian, karena pemerintah menanti partisipasi dari putra bangsa.

Pemerintah, lanjut dia, bahkan akan melakukan “jemput bola” untuk mencari bakat-bakat tersebut.

Lebih lanjut disebutkan bahwa dengan adanya varietas-varietas unggul, maka swasembada pangan bisa tercapai.

Pada kesempatan itu Presiden Yudhoyono menyebutkan pula bahwa sesungguhnya saat ini Indonesia telah swasembada beras, pasokan nasional mencukupi sehingga sempat muncul perdebatan mengenai keperluan untuk ekspor beras.

Namun, Kepala Negara memastikan bahwa saat ini Indonesia akan fokus memperkuat pasokan dalam negeri.

Disebutkan juga upaya penetapan harga agar dapat meningkatkan kesejahteraan petani, namun harga beras tetap terjangkau rakyat.

Presiden Yudhoyono melakukan panen padi dengan didampingi antara lain Ibu Ani Yudhoyono, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Mendagri Mardiyanto, Mensesneg Hatta Rajasa, Mentan Anton Apriyantono, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, bupati Purworejo, dan Gubernur Jawa Tengah Ali Mufidz.

Setelah panen padi, Presiden melakukan dialog dengan para petani. Dalam dialog lebih kurang 30 menit yang dilakukan di bawah terik matahari di tengah sawah itu dibahas berbagai macam hal, antara lain soal harga beras, pupuk, metode panen yang efektif dan swasembada pangan. (*)

Padi Super Toy Bikin Petani Letoy

Kamis, 04 September 2008 | 09:25 WIB

TEMPO Interaktif, Purworejo: Warga Desa Grabag, sekitar 20 kilometer Selatan Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah siap menyongsong Lebaran. Lahan pertaniannya yang subur dan tanaman padi yang segera dipanen, membuat hati mereka bungah menyambut hari bahagia nanti.

Angan-angan menikmati Lebaran buyar ketika melihat tanaman padi mereka aneh. Tanaman padi yang sudah merunduk dan menguning, ternyata tak berisi alias kopong. Padahal, jenis tanaman ini dinyatakan oleh pemerintah varietas unggul yang bisa dipanen tiga kali dalam sekali tanam.

Karakteristik khusus dari padi Super Toy HL-2 ini ada pada batangnya yang cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan jenis lainnya, yaitu sekitar 70 sentimeter. Sebagai akibat tanaman padi yang terlalu tinggi tersebut, tanaman cepat roboh karena tiupan angin. Hal inilah yang menjadi kendala petani selama ini.

Benih galur padi Super Toy HL-2 adalah hasil persilangan dari benih padi Rojolele dan Pandan Wangi. Proses persilangan ini dilakukan beberapa tahap, diantaranya dengan menggunakan teknologi enzim, penyilangan penggunaan air, dan pencucian akar.

Presiden bersama Ibu Ani Yudhoyono, dan rombongan ikut panen perdana padi Super Toy HL-2 di Desa Grabag pada April lalu. Turut hadir Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi, Menteri Sekretaris Negara Hatta Rajasa, Menteri Pertanian Anton Apriyantono, Menteri Tenaga Kerja Erman Suparno, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie, Menteri Dalam Negeri Mardiyanto, Menteri Komunikasi dan Informasi M. Nuh, dan Gubernur Jawa Tengah Ali Mufiz.

Menurut situs Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Departemen Pertanian, padi Super Toy HL-2 ini memiliki keunggulan yaitu dapat dipanen tiga kali setahun tanpa perlu menanam ulang bibit. Batang padi sisa panen cukup ditebas dan disisakan batangnya dengan panjang kurang lebih 3 centimeter dari permukaan tanah.

Batang sisa tebasan dari panen akan tumbuh kembali dan siap dipanen 96 hari kemudian. Batang padi yang sudah di panen dua kali itu ditebas kembali dan akan tumbuh serta siap panen setelah tanaman berumur 90 hari.

Panen perdana padi galur baru itu dilaksanakan di areal sawah seluas 103 hektare. Hasil panen dari galur ini mencapai 10 ton beras per hektare. Dapat dikatakan hasil panen padi Super Toy ini dua kali lipat dibanding padi IR 64 yang biasa ditanam oleh petani.

Selama ini hasil panen yang diterima petani padi IR 64 rata-rata 6–7 ton per hektar gabah atau setara 4-5 ton beras. Melihat dari hasil produksi yang cukup tinggi tersebut, Presiden menyatakan bahwa penemuan inovasi teknologi baru ini perlu didukung sepenuhnya oleh pemerintah sebagai upaya mewujudkan swasembada pangan nasional.

Terdapat beberapa syarat yang diperlukan agar hasil tanaman optimal, di antaranya penggunaan benih berkualitas, cukup sinar matahari, tingkat keasaman tanah (pH) ideal 6 – 7, tercukupinya kebutuhan air, pengendalian hama penyakit, pemupukan berimbang, dan keuletan petani.

Super Toy HL-2 tidak bisa ditanam di lahan sawah lebak, sawah gambut, dan sawah tadah hujan tanpa didahului dengan penyesuaian teknologi pengolahan tanah. Sawah lebak misalnya untuk ditanam galur ini harus membutuhkan teknologi pengeringan dan perawatan tanah terlebih dahulu.

Harapannya ke depan, penemuan galur-galur baru dan pengembangan produksi pangan harus pula diikuti dengan upaya meningkatkan sosialisasi dan peran aktif penyuluh pertanian. Masalahnya, padi jenis ini terbukti tak bisa dipanen oleh petani di Grabag yang terlanjur menanamnya.

Menurut Direktur Jenderal Tanaman Pangan Departemen Pertanian, Sutarto Ali Muso, padi Super Toy yang diklaim sebagai padi varietas unggul belum resmi dilepas ke masyarakat. “Varietas itu belum bisa ditanam secara massal,” ujarnya. Meski telah diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, padi itu hanya lulus pada aspek teknologi. “Menurut mereka (PT Sarana Harapan Indopangan) padi ini berpotensi (unggul),” katanya.

Elik S, Akbar Tri Kurniawan

Presiden Lepas Tangan soal Supertoy

Presiden Susilo Bambang

Jumat, 5 September 2008 | 12:13 WIB

Laporan wartawan Kompas Wisnu Nugroho A

JAKARTA, JUMAT — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono lepas tangan soal kegagalan panen padi varietas Super Toy HL-2 yang sebelumnya dipromosikan dengan kehadirannya melakukan panen raya di Purworejo, Jawa Tengah.

“Presiden hanya datang atas undangan bupati. Silakan tanya juga ke Heru Lelono. Penemu varietas dan yang mengaplikasikannya silahkan menjelaskan ke masyarakat,” ujar Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (5/9).

Soal upaya memanfaatkan kehadiran Presiden untuk kepentingan bisnis benih yang ternyata gagal di Purworejo itu, Andi tidak mau berkomentar. Andi juga tidak mau mengonfirmasi apakah karena kasus ini Presiden dibohongi lagi. “Pada waktu itu panenannya ada,” ujar Andi.

Karena kegagalan panen ini, 40 petani yang telah menanam varietas Super Toy HL-2 menebas dan membakar seluruh tanaman padi milik mereka yang rusak dan gagal panen.

Proyek percontohan padi Super Toy HL-2 ditawarkan Gerakan Indonesia Bersatu kepada Pemerintah Kabupaten Purworejo. Pelaksanan proyek diserahkan kepada PT Sarana Harapan Indopangan (SHI), perusahaan yang didirikan bersamaan dengan proyek Blue Energy. Di GIB, Presiden Yudhoyono duduk sebagai pembina.
INU

OPINI

Presiden satu ini kalo di suruh kunjungan ke suatu daerah pasti dateng, seakan-akan agar terlihathttps://i1.wp.com/upload.wikimedia.org/wikipedia/id/3/35/Andi-km0.jpg berpartisipasi suka dan duka masyarakat, tapi kalo udah kena batunya malahan lepas tangan gitu aja seperti biasa kalo udah ada masalah dia ngomong di depan masyarakat hanya sekedarnya saja, sisanya sebagai pencucian nama baiknya selalu diserahkan pertanggung jawaban kata-kata oleh bapak satu ini, ayo dong pak presiden ngomong-ngomong dong jangan kalo eank nya aja ngomong, masa presiden gitu aja gak berani ngomong dan harus pake andi malarangeng, payah maunya tenarnya doang tapi resikonya gak diambil.

sekarang mau pemili apa itu alasanya pak? takut pamornya turun?andi menurut saya cuman tameng aja kalo presiden lagi kena batunya, makanya… kalo kunjungan jangan dilihat dari segi bisnisnya aja pak, kena batunya deh sekarang

6 thoughts on “Padi Super Toy Mempermalukan SBY

  1. kasus padi super toy yang menghebohkan menurut saya yang pertama kali harus bertanggung jawab adalah PT.SHI karena kelalaiannya telah merugikan masyarakat petani padi, lalu di mana letak tanggung jawab Pemerintah ?
    pemerintah seharusnya juga termasuk pihak yang bertanggung gugat dalam masalah ini karena super toy sebagai varietas baru yang belum di uji oleh pihak pemerintah dalam hal ini Departemen Pertanian tetapi sudah di lepas ke masyarakat, ini membuktikan bahwa kontrol pemerintah lemah terhadap peredaran varietas ilegal karena ketidak mampuan pemerintah ini menimbulkan kerugian thd masyarakat, maka pemerintah bertanggung gugat untuk memberikan ganti rugi terhadap para petani. terlebih supertoy sudah di lunching secara langsung oleh Presiden RI…..
    Soooo para petani yang terhormat segera gugat PT. SHI dan Pemerintah.

  2. kenapa petani yang harus menggugat?? pada dasarnyakan pemerintah yang lemot, meloloskan varietas baru yang belum teruji, bahkan peresmiannya sampai mengundang presiden, dan petani merupakan manusia yang menjadi korban,

    menurut saya seharusnya yang menggugat adalah pemerintah atas nama petani dong? tapi presiden yang dipermalukan didepan umum, hanya bicara lewat jubir bapak Andi Malarangeng dan wakilnaya.

    kayaknya petani gak dihargai banget, udah miskin, ditipu, di setir, hiks hiks hiks sedih lihat petani Indonesia.

  3. sebelum meloloskan suatu produk hendaknya masuki dulu tahap implementasi untuk pengujian lalu masuk ke tahap penggunaan apabila dianggap layak setelah itu baru analisa untuk meningkatkan karya

  4. iya, bener banget mas wiwid, itu emang prosedur yang ada saat itu, namun implementasinya gak begitu, pemerintah yang bodoh kan?🙂

  5. aduh kasianya SBY, tapi bagaimanapun sebagai petani saya ingin coba tanam super toy, sebagai percobaan saja, tapi aku gak mau panen 2-3 kali, cukup panen perdana aja, toh hasilnya katanya bagus.
    dan yang lebih menarik adalah super toy hasil persilangan pandan wangi dan rojolele, varietas lokal yang rasanya enak.

  6. saya lebih kasihan sama petani nya, kalau SBY mungkin namanya aja yang tercoreng tapi masih bisa makan atau pesta kan dirumahnya, tapi kalo petani bisa gak panen 1 windu aja udah gak bisa makan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s