15 thoughts on “Trik Download di Rapidshare, Menghilangkan Countdown Time Limit

  1. Maaf hanya sekedar menambahkan menurut argumen saya sendiri…
    klo salah2 kata, mohon di maafkan… ~_~

    1) Untuk Cara pertama, dengan cmd Ipconfig :
    kyak nya itu ga bisa di gunakan deh coz itu hanya sekedar me-refresh IP default kita tp tidak mengganti IP public kita…sedangkan Rapidshare membaca IP Public bukan IP default… ( So Tidak Bisa Di Gunakan).

    2) Untuk cara ke-2, dengan proxy :
    memang cara itu sudah terbukti ampuh karena saya sudah pernah menggunakannya (100% maknyus), tp yg jadi kendala, untuk mencari proxy tidak sembarangan, kita harus mencari proxy yg masih fresh…

    3) Untuk Cara ke-3, dengan menggunakan softwere Hidden IP :
    Cara itu juga bisa di bilang ampuh karena sudah pernah saya buktikan sendiri. tp yg jadi kendala, untuk softwere Hidden IP bisanya softwere tersebut hanya menyediakan 2 IP saja ( Ip pertama adalah IP public kita, IP ke dua adalah IP samaran, dan biasanya IP samaran tsb berasal dari negara USA), jadi kesimpulannya, jika menggunakan softwere tsb kita hanya bisa mendownload 2 file dari rapidshare dikarenakan yg di sediakan hanyalah 2 IP tersebut. dan JIKA ingin mendownload lebih dari 2 file, maka saya anjurkan terlebih dahulu kita harus crack softwere Hidden IP tsb agar bisa di ganti IP ke bermacam-macam negara tidak hanya 2 IP saja bahkan banyak IP (tersedia Beberapa macam IP seluruh negara), nah klo da gitu, bisa download file lebih byk.

    *Notes :
    Untuk penggunaan softwere Hidden IP, biasanya kita tidak bisa membuka situs2 local dan untuk kecepatannya pun menjadi lebih lama (Bandwitch drop secara drastis)…coz gw dulu sudah pernah menguji nya…

    banyak bgt ya om ?? ya, hanya sekedar berbagi pengalaman aja…hehehe
    tapi sekali lagi, thx bgt buat INFO nya om…
    Good Luck and keep share !!! ~_~

    1. Thanks banget buat masukannya,
      untuk cara 2. saya pernah Coba, cari IP yang refresh gak masalah di Proxy List banyak, hanya saja jikalau banyak orang yang download melalui proxy dengan meminta situs proxy list konsekuensinya harus cepet-cepetan untuk mengambil IP disana

      cara ke 3. memang dari USA dan UK, tapi gak masalah, IP yang di sediakan banyak kok, saya penah Download sampai 4 file yang kapasitasnya 100kb

      catatan untuk kecepatan, memang agak lambat jika mau masuk ke situs2 lain, caranya biar cepet pas setelah download dimulai, kembalikan ke IP Primer dari ISP, pasti lebih cepat


  2. push “dhcp-option DNS 10.168.77.3”
    push “dhcp-option DNS 10.168.77.4″

    Next, make sure your client-side config file specifies an up script and a down script. e.g.:


    up /Volumes/gramaphone/ssl/SIMON/up.sh
    down /Volumes/gramaphone/ssl/SIMON/down.sh

    Next, create those scripts. First, up.sh:

    #!/bin/sh
    # up.sh
    # 20090414 grimm

    awk=”/usr/bin/awk”
    grep=”/usr/bin/grep”
    netstat=”/usr/sbin/netstat”
    networksetup=”/usr/sbin/networksetup”
    printenv=”/usr/bin/printenv”

    # take care of the traditional UNIX side…
    TARGET=”/etc/resolv.conf”
    SAVEFILE=”/usr/local/openvpn-tmp/resolv.conf.save”

    # back up…
    cp $TARGET $SAVEFILE

    # make a list of the nameservers we’ve received from the VPN server…
    unset NSLIST
    for ns in `$printenv | $grep foreign_option | $grep DNS | $awk ‘{print $3}’`; do export NSLIST=”$NSLIST $ns”; done

    # write a new resolv.conf…
    echo “domain noiseplant.com” > $TARGET
    for ns in $NSLIST; do echo “nameserver $ns” >> $TARGET; done

    # now, set things up in configd-land…
    DEFAULT_ROUTE_VIA=`$netstat -rn | $grep default | $awk ‘{print $6}’`

    if [ $DEFAULT_ROUTE_VIA = “en1″ ]; then
    INTERFACE=”AirPort”;
    elif [ $DEFAULT_ROUTE_VIA = “en0″ ]; then
    INTERFACE=”Ethernet”;
    fi

    # clear out any existing settings (this WON’T affect those
    # nameservers listed by ‘scutil –dns’)…
    $networksetup -setdnsservers $INTERFACE empty

    # prepend our newly-acquired DNS servers to the live list…
    $networksetup -setdnsservers $INTERFACE $NSLIST

    # et voila!

    Then down.sh:

    #!/bin/sh
    # down.sh
    # 20090414 grimm

    awk=”/usr/bin/awk”
    grep=”/usr/bin/grep”
    netstat=”/usr/sbin/netstat”
    networksetup=”/usr/sbin/networksetup”
    printenv=”/usr/bin/printenv”

    # take care of the traditional UNIX side…
    TARGET=”/etc/resolv.conf”
    SAVEFILE=”/usr/local/openvpn-tmp/resolv.conf.save”

    # restore from backup…
    cp $SAVEFILE $TARGET

    # now, set things up in configd-land…
    DEFAULT_ROUTE_VIA=`$netstat -rn | $grep default | $awk ‘{print $6}’`

    if [ $DEFAULT_ROUTE_VIA = “en1″ ]; then
    INTERFACE=”AirPort”;
    elif [ $DEFAULT_ROUTE_VIA = “en0″ ]; then
    INTERFACE=”Ethernet”;
    fi

    # clear out our previously-added nameservers (this won’t affect
    # nameservers listed by ‘scutil –dns’)…
    $networksetup -setdnsservers $INTERFACE empty

    # et voila!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s